Rempanga, 22 Desember 2025 — Pemerintah Desa Rempanga secara resmi meresmikan Bank Sampah “Srikandi Berdikari” pada Senin, 22 Desember 2025. Peresmian berlangsung di lokasi bank sampah, dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah desa dan elemen masyarakat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Rempanga, Norsari, S.H., Ketua PKK Desa Rempanga, Junaidi, serta Ketua BPD yang diwakili oleh Siswanto, S.Sos. Ketua LPM Asransyah, ketua RT dan Perangkat Desa Rempanga Turut hadir Direktur Bank Sampah Eem Maryati bersama seluruh pengurus dan anggota Bank Sampah “Srikandi Berdikari”.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Norsari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terbentuknya bank sampah desa. “Bank Sampah ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk membangun budaya bersih, peduli lingkungan, dan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga Desa Rempanga,” ujarnya.
Peresmian diawali dengan sambutan-sambutan dari para tamu undangan dan perwakilan kelembagaan desa, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai ungkapan syukur atas terbentuknya bank sampah, serta pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa sebagai simbol dimulainya operasional secara resmi.
Setelah seremoni peresmian, para pengurus bank sampah memperagakan alur teknis penimbangan sampah, mulai dari proses pemilahan oleh nasabah, penimbangan, pencatatan, hingga penyimpanan tabungan sampah. Demonstrasi ini dilakukan sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat agar memahami sistem kerja bank sampah.
Bank Sampah “Srikandi Berdikari” mulai beroperasi setiap hari Senin, pukul 10.00–17.00 WITA. Dalam sistem operasionalnya, bank sampah ini tidak melakukan transaksi uang tunai. Seluruh hasil penimbangan sampah dicatat sebagai tabungan nasabah dan dapat dicairkan dalam bentuk uang setelah mencapai jangka waktu Minimal 1 satu tahun.
Melalui sistem ini, Bank Sampah “Srikandi Berdikari” diharapkan menjadi sarana pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa. Selain itu, keberadaan bank sampah juga menjadi bagian dari upaya membentuk ekosistem masyarakat yang peduli lingkungan dan mandiri secara ekonomi.
Penulis : Avirda Dwi Anaya S.KM
Desa Rempanga Situs Resmi Pemerintah Desa Rempanga