Loa Kulu — Pemerintah Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, menjadi tuan rumah kegiatan penguatan koperasi yang dilaksanakan selama dua hari di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Rempanga pada Senin hingga Selasa, 14–15 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur bersama Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kepala Desa Rempanga turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kelembagaan koperasi di tingkat desa. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus koperasi binaan provinsi dan kabupaten, serta pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya wilayah Tenggarong dan sekitarnya.
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada pengembangan koperasi sektor riil melalui pendampingan dan penguatan usaha. Materi yang disampaikan bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam mengelola usaha secara profesional dan berdaya saing.
Sementara itu, pada hari kedua, kegiatan berlanjut dengan pembahasan penguatan tata kelola kelembagaan koperasi melalui pendampingan dan pengawasan guna mewujudkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang tertib, transparan, dan berkualitas.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Reza. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koperasi memiliki peran penting sebagai pilar utama perekonomian nasional.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap koperasi mampu melaksanakan RAT secara tertib dan tepat waktu, menyusun laporan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta memperkuat fungsi pengawasan internal demi terwujudnya koperasi yang sehat dan terpercaya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa tantangan koperasi saat ini tidak hanya pada aspek usaha, tetapi juga pada tata kelola kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem pengawasan internal.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, aktif berdiskusi, serta mengimplementasikan hasil kegiatan dalam pengembangan usaha koperasi masing-masing,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang, tetapi juga oleh komitmen, sinergi, serta kerja sama seluruh pihak, baik pengurus, anggota, maupun pemangku kepentingan lainnya.
“Kami optimistis dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, koperasi, dunia usaha, dan seluruh stakeholder, koperasi di Kutai Kartanegara dapat berkembang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Rempanga berharap pengurus koperasi, termasuk yang berada di wilayah desa, dapat meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi serta memperkuat usaha koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Penulis : Avirda Dwi Anaya S.KM
Desa Rempanga Situs Resmi Pemerintah Desa Rempanga